DuwoPegege's Blog











By: Sidik Tri Wibowo
Ehm..ok…
Kami berangkat dari kantor tanggal 25 maret atau hari kamis sekitar pkl 9, 13 orang (termasuk driver) dibagi dalam tiga tim.
waktu itu saya masuk ke timnya Pak Nyamadi dengan driver Pak Ino. sampai di pelabuhan merak siang hari, langsung masuk ke
Ferry untuk menyeberang ke Bakaheuni. sekitar 3 jam sampailah di bakaheuni. Koordinator tim survey memutuskan saya pindah
ke tim Pak Dodi bersama kang yadi, pak ismet, dan drivernya pak yana. jadi sejak di bakaheuni saya sudah pindah mobil lengkap dengan perlengkapannya. tanpa istirahat, ketiga mobil
langsung tancap ke lokasi masing masing. kita berpencar.. tim saya menuju ke pelabuhan kota agung. dua mobil lainya menuju
ke daerah sumur dan ke liwa. sampai di pelabuhan sekitar pukul 10 malam. waktunya sudah tidak memungkinkan untuk langsung pasang alat.
jadi kami bermalam dulu di hotel … (lupa namanya).. malam hari sempat survey dulu ke pelabuhannya untuk mengetahui lokasi titiknya.
pagi harinya, tgl 26 maret, kami berangkat ke pelabuhan dari hotel untuk melakukan pengukuran. pertama langsung pengukuran leveling.
pengukuran berjalan dengan cukup lambat karena kondisi jembatannya yang sudah rusak. banya balok-balok beton yang sudah runtuh karena
tidak kuat menahan beban ketika dilewati. katanya pernah terjadi kecelakaan ketika nelayan sedang berjalan dijembatan itu dengan membawa
ikan yang cukup banyak. karena balok beton tidak kuat menahan beban, maka runtuhlah bersama dengan nelayan itu. kaki sang nelayan terkena
beton hingga patah.. heu… kasihan..

btw, kalo ceritanya kayak gini, kayaknya butuh 3 episode buat menyelesaikannya.. bukannya ga mau, tapi ntar kasihan yang baca. jadi
tak critain inti surveynya saja ya.. he… jadi, survey kemarin total saya ngukur GPS di 19 titik, yaitu:
1. BM Pasut Kota Agung (GPS & Levelling)
2. Kota Jawa (1 GPS & Levelling BM Pasut-Radar)
3. Bintuhan (GPS & Levelling)
4. Tapak Paderi
5. SD Muko-Muko
6. SD N 14 Pelangai Kecil
7. SD N 3 Gunung Talang
8. Jorong Sungai Lais
9. BMKG Padang Panjang
10. Agam
11. SMA N 1 Ampek Angkek
12. Kantor Samsat Pariaman
13. AJJO
14. SD N 13 Tua Pejat
15. SD N Katurai, Malilimok
16. Dermaga Sikakap
17. Dermaga Siuban (dua hari)
18. Teluk Dalam
19. Pulau Lasia

pengukuran yang dilakukan yaitu sbb:
1. pengukuran leveling
pengukuran ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui beda tinggi antara dua titik. pada survey kemaren, yang diukur adalah beda tinggi
antara BM Pasut dengan palem dan radar yang ada di rumah pasut. pengukuran ini dilakukan agar nilai tinggi pada BM pasut yang diperoleh
dengan pengukuran GPS dapat dikoreksi sehingga Bm tersebut memiliki nilai ketinggian di atas MSL. mengenai spesifikasi teknis pengukuran leveling,
teman-teman bisa cari sendiri di textbook atau diktat kuliah..
2. pengukuran GPS
pengukuran GPS yang dilakukan kemaren bertype campaign, yang dilakukan rutin setiap tahun. kenapa dilakukan rutin, karena untuk mengetahui besar dan
arah pergerakan lempeng bumi yang diwakili oleh titik-titik tersebut.sebenarnya cukup sederhana, hanya centering antenna GPS di atas titik
yang dimaksud dengan ketententuan yang telah diberikan, kemudian mencatat status receiver setiap 2-3 jam sekali. selain itu paling cuma bikin gambar
nama titik untuk difoto dan menggambar sketsa lokasi disekitar titik. pengamatan dilakukan selama 12+. akhir dari pengamatan adalah pukul 23.59 UTC atau
06.59 WIB. jadi bisa dipastikan bahwa alat harus dipasang sebelum jam 18.00 WIB.

sebenarnya kerjaan yang dilakukan sederhana. yang menarik bagi saya justru perjalanan menuju ke lokasi titiknya. cukup melelahkan dan menyenangkan karena
ada titik yang terletak di puncak bukit, ada yang diatas batu karang, di lapangan sepak bola, dsb. yang paling top adalah titik yang ada di pulau Lasia, simeuleu, aceh.
waktu itu saya dan Pak caca yang ditugaskan ke titik tersebut. kami memakai perahu nelayan yang 6GT (ukuran 2,5 x 8 meter lah kira-kira) dari pulau simeuleu ke pulau Lasia.
perjalanan sekitar 4 jam. waktu itu sedang musim angin jadi ombak lumayan besar, ya kira-kira amplitudo 2-3 meter. tapi untungnya lamdanya panjang jadi tidak membahayakan.
sampai di pulau lasia sudah hampir gelap. cuaca mendung dan angin kencang. tadinya mau langsung ke lokasi, tapi karena ombaknya besar-besar, kapal jadi tidak dapat merapat.
jadi diputuskan besok pagi saja. akhirnya malam itu kita buang jangkar di laut untuk bermalam. sampai jam 12 malam langit terlihat cerah. bulan terlihat walaupun sesekali
melewatinya. setah jam 12, langit mulai mendung. tadinya saya tiduran di moncong kapal. tapi terus pindah ke belakang, mancing…mancing sampai jam 1.30an tapi ga dapet-dapet.
jadi tak putusin tidur. awalnya tenang-tenang saja. tapi jam 2 an lama-lama kok kapalnya goyang banget ya..akhirnya bangun dan duduk. lihat keluar kaget saya. masyaAllah,
ombaknya gede-gede banget. liat ke langit, wah mendung! wah alamat badai ni..dan benar ternyata…ga lama angin tiba-tiba kencang, gerimis dan akhirnya hujan lebat.
semua orang bangun.. saya sendiri sudah ketakutan setengah mati.. betapa tidak, kapal sudah muter-muter, pontang panting ga karuan. ember besar berisi juga sampai geser kesana
kemari. jangkar cuma ada satu lagi..kalo putus ya sudah..tamatlah cerita ini.. badan udah basah kuyup. saya cuma bisa berpegangan seerat mungkin dan berdzikir dan beristighfar.
full berdzikir dan beristighfar pokoknya. mungkin ada 500x lebih. wah, benar-benar moment yang paling menakutkan dalam hidupku. samapi jam 5 pagi baru hujan reda, tapi ombak masih besar.
tapi lama-lama berhenti..alhamdulillah… ternyata badai pasti berlalu ya… Allah SWT masih memberiku hidup.

kondisi udah terang, kami minta tolong nelayan setempat untuk membawa kami ke daratan. celakanya, bekal makanan ketinggalan di kapal, jadi kita ga sarapan pagi itu.
niatnya kami mau minta tolong nelayan itu untuk mengantar kami ke lokasi titik. tapi mereka ga mau karena ombak yang besar, takut kapalnya kena karang. kebetulan lokasinya
tepat diatas tebing karang. mereka menyarankan kami untuk jalan saja lewat hutan. apa boleh buat, akhirnya kami jalan lewat hutan. hhh.jalanya lumayan berat juga. hutannya
lebat jadi harus merintis. sesekali lewat gundukan karang. sekitar 2 jam baru sampai ke lokasi. istirahat sebentar lagsung pasang alat. selesai langsung balik lagi ke lokasi
terakhir kami berangkat.

sebenarnya masih banyak cerita lain yang menarik. ada yang lucu, yang menyebalkan, hingga yang jorok sekalipun..hehe..
tapi wisan disit lah..kesel jentikku..intinya survey kemarin sangat melelahkan tapi juga sangat menyenangkan. impas lah.. malah esih untung pengalaman..
c u on the next stories.. PGG!! YESS!!!



{May 25, 2010}   Sampah oh Sampah…

surabaya lautan Sampah..

Pernyataan tersebut memang sedikit “nyelekit”,,itu kami amati sejak kami menjadi warga nomaden Kota Surabaya selama 4 tahun, dan pertengahan bulan ini kami pergi mengunjungi salah satu pantai di Kota Pahlawan tersebut. Hasilnya adalah tetap saja, permasalahan sampah menjadi permasalahan yang belum bisa dituntaskan secara menyeluruh di Kota ini.

TPA (Tempat Pembuangan Akhir) KOta Surabaya, awalnya berada di daerah keputih, dan telah ditutup 9 tahun yang lalu. Selanjutnya TPA dipindahkan di daerah Benowo. alasan pemindahan TPA tersebut karena daerah Keputih berdekatan dengan banyak institusi Perguruan Tinggi, selain itu daerahnya juga berdekatan dengan pemukiman, alasan lainnya adalah tempatnya sudah penuh dan terbatas serta tidak berdekatan dengan laut. setelah itu pada tahun 2001, TPA keputih di tutup dan dipindahkan ke TPA Benowo, yang menurut pemerintah kota Surabaya Area nya jauh dari pemukiman, dan berdekatan dengan laut. Namun hal tersebut tidak menyelesaikan masalah, karena luas area TPA benowo tidak berbeda jauh dengan TPA Keputih.

Saat ini kenyataan yang mengenaskan adalah, Sebagianbesar selTPA telahpenuh, dan hanya sebagian kecil yang masih belum terisi…………………………… Jika memang sudah penuh kemana lagi masyarakat Surabaya akan membuang sampahnya. Oleh karena itu harus di bentuk suatu payung hukum dan adanya pengelolaan sampah terpadu. wacana yang saya ambil dari Harian Bhirawa yang menyatakan bahwa permasalahan sampah di Surabaya menyerupai permasalahan sampah di Bandung. Berikut saduran yang saya ambil dari harian Bhirawa:

Perda Penanganan Sampah
Payung hukum berupa Peraturan Daerah memang sangat diperlukan  memang diperlukan untuk meweujudkan kerja sama antar daerah dalam memangan sampah.  Di Jawa Timur baru 60% daerah kabupaten/kota yang memiliki Perda sampah sedangkan sisanya belum memiliki satu aturan mengenai pengelolaan sampah.
“Saat ini seluruh kabupaten/kota yang memilki Perda sampah hanya 60%, sementara sisanya 40% belum membuat.,” ungkap anggota Komisi D, DPRD Jatim Agus Maimun, Jum’at(2/4).
Dengan demikian akan ada banyak kepentingan mengenai pengelolaan sampah yang harus diakomodasi, seperti jarak antara kota dengan tempat pengelolaan sampah bersama, lokasi wilayah yang dipakai serta ekses negatif dari pengumpulan sampah sesedikit apapun itu.
Selain itu dalam UU 18/2008 tentang Sampah mensyaratkan banyaknya ketentuan dalam pengelolaan sampah. Sementara banyak Perda sampah di kabupaten/kota yang belum bisa memenuhi ketentuan di dalamnya,” Namun, sebagian Perda yang dibuat kabupaten/kota tidak sinkron dengan UU No 18/2008 tentang Pengelolaan Sampah,” lanjut Agus Maimun.
Untuk itu pada masa persidangan pertama ini, DPRD Jaim, khusunya Komisi D sedang getol memperjuangkan Raperda Penangan Sampah Jawa Timur. Raperda ini diharapkan bisa memberi jembatan antara pemerintah provinsi, kabupaten dan kota untuk bisa bekerja sama dalam menangani sampah secara terpadu.
Pembuatan Tempat Penangan Sampah bersama antara beberapa daerah diharapkan bisa diakukan dengan payung hukum Perda Sampah.”Hanya butuh waktu tiga tahun untuk meratifikasi Perda Sampah Pemprov jatim di daerah-daerah. Ini juga sekaligus ratifikasi atas UU 18/2008 tentang sampah,” lanjut kata salah satu insiator Perda Sampah, Mahdi.
Wakil ketua Komisi D ini berharap Perda Sampah bisa menjadi alat koordinasi antar daerah dalam mengurusi sampah. “Perda akan menjadi alat koordinasi lintas daerah. Sampah ini bukan persoalan lokal satu daerah saja, bagi daerah metropolis seperti Surabaya , Gresik dan Sidoarjo maka sampah menjadi masalah bersama. Perda akan berisi perintah dan sanksi atas pengelolaan sampah terpadu,” tegasnya.
Selain kerja sama pengelolaan sampah antar daerah,  ternyata ada alasan lain  dimunculkannya Raperda penangan sampah ini, yaitu masalah imbah. Harus diakui Jawa Timur yang memiliki beberapa pusat industri dengan kapasitas limbah yang besar dan harus dibuang melalui sungai yang melewati banyak daerah lain.
Dalam Perda sampah ini dirancang , industri-industri dilarang membuang limbahnya ke sungai, dan sampahnya di tempat umum. Industri harus menyediahkan lahan sendiri untuk menampung limbah. Selain itu, untuk mencegah datangnya sampah dari luar Provinsi Jatim.
“Ke depan, industri di kabupaten/kota harus menyediahkan lahan. Apakah limbah itu dikelola lagi, atau tidak kita serahkan ke pengelola industri. Pokoknya tidak boleh dibuang ke sungai, karena dapat mencemari lingkungan,” kata Mahdi. [gat]

Selain perda dan pengelolaan sampah bersama serta terpadu,, juga harus disertai dengan kesadaran masyarakat akan sampah. banyak saat ini ditemukan adanya “bank sampah”, “pengelolaan sampah kompos”, ” pemilahan sampah organik dan non-organik”, serta berbgai macam upaya lain untuk meningkatkan kesadaran masyarakat tentang sampah.

Fakta yang kami temui di lapangan ketika mengunjungi daerah Surabaya Timur adalah, menumpuknya sampah di muara-muara sungai yang mengalir di Selat Madura. hal itu menimbulkan bau yang sangat tidak sedap di wilayah sekitar, ditambah lagi sebagian besar pesisir Surabaya di huni oleh kampung nelayan, yang semua aktifitasnya di lakukan di daerah tersebut.

gambar diatas merupakan gambar yang kami ambil ketika survey di Surabaya, ironisnya adalah wilayah ini teletak di depan Kompleks Sekolah TK dan SD. apakah tidak menganggu generasi muda kita nantinya, jika masalah sampah ini dibiarkan begitu saja????????????

by: LevLi



{May 21, 2010}   >>Survey GLS<<

Survey GPS or SUrvey GLS..

hehehehhehe..

di Semarang,,waktu survey land Subsidence..

sempat kita main2 di Mall seingat kita namanya Citraland n Matahari..

awalnya berniat just mencari kehidupan,,eh tiba2 teringat kalau pengen beli kacamata buat survey..

habisnya salah satu personel kita,,sebut saja namanya yan,,kemana-mana memakai matakacanya yg berwarna hitam..

penjual kacamata di Matahari lumayan Rese juga,,

setiap kita nyobain Kacamata yg harganya di bawah 200rebu selalu dibilang “gag pantes kak,,muka kakak kecil,,pake kaca mata itu jadi kayak capung..”

okey,,kejadian itu berlangsung hampir se jam,,dan akhirnya kita berdua mendapatkan kacamata yg di sukai n sreg dihati tanpa pedulikan kata mbak-mbak nya..

hummpppp…

Akhirnya kita namain lah itu survey GLS,,nyang artinya Survey Glasses..



Story About Us DiLanjut Ajaaaaa….

Singkat cerita kita mo pemberkasaaan di Bakosurtanal..

Baru mo brangkat,,inget bangeed dech,,itu tanggal 23 Nopember 2009..
Tulaliiit,,tulaliiittt,,(Handphone berbunyi)
“dari bakosurtanal,,mau konfirmasi,,ini hri terakhir pemberkasan..”
(Dalam hati sih,,”Iya2,,nie bru mo berangkat,,tar juga nyampe,,kagak mungkin donk relain duit 50 Jeti,buat mundur daru Bako.,,heheheh)

OTW to Cibinong,,
hump,,cepet juga,,bebsa macet ternyata,,
trus kita berdua(Levi +Lia) n Mbah Hani menuju tempat gedung C,,
after melengkapi berkas2,,n kenalan dengan Pak Sigit n Pak Budi,,
juga kenalan sama Teh Rika,,
Teh rika nunjukin dimana adanya kos2an terdekat..
katanya sih di Blok R, komplek perumahan Lipi sama nyebrang jalan ke Kampung Kandang..
trus juga antri buat ukur baju seragam,,
Ketemu sama nyang Namanya Suryanto,,anak UGM,,
trus ketemu juga ma Mama nya Yoniar Hufan,,
(usut punya usut,,Yoniar Hufan tuh Cowok,,Gileee,,cowok dianter mamam nya pemberkasan,,xixiixixxiix..)
trus ketemu juga ma Farid Yuniar,,(weleh-weleh)
sampe kata penjahitnya..”Mas,,habisin kain bahan aja nie,,”
becoz,,he’s sooooo Big n huge,,heheheheheehe,,Pisss Riiddd..
n keinget juga Pak Sigit menelpon-nelpon 1 CPNS yg namanya Sidik Tri Wibowo,,
dyanya kagak bisa dihubungi getooohhhh,,,
n katanya if until 12PM he not arrive in bako,,namanya di coret n diganti gituu,,
whaaaaattt???udah susah2 tes,,segitu gampangnya nyoret nama,,
sapa tau kan tuh anak macet dijalan, n HP nya lowbat,,
sampe mbah Hani ngajak ngobrol terus tuh Pak Sigit biar kelupaan ma nama anak yg mo dicoret,,

After that,,
kita nyari Kos2an,,
hump,,tidak ada yg recomended,,
sampai akhirnya..
nemu juga,,bersih,,bagus,,n harganya lumayan..
trus kita makan gitu di depan Masjid LIPI,,makan gado-gado,,
n mbah hani bener2 menunjukkan kegilaannya makan cabe,,
wuuiiihhh,,,Super-Duper-Pedeeeeesssss…
trus kitanya sholat gitu di masjid,,

n berniat juga main di tempat Temannya mbah Hani,
di tengah jalan,,
Mbah hani said:”eh,,tuh2 lihat,,kayaknya temen mu nduk,,kasian,,jalan sendirian..”
kebetulan kita salah jalan, trus akhirnya puter balik gitu,,,
n ketemu lagi ma cowok yg jalan tadi itu,,
trus mbah hani bilang,,”loh itu kan anak yg tadi,,apa kita ajak bareng aja ya..”
n kita ajak bareng akhirnya..
kita tanyain namanya,,ternyata namanya Dimas,,Dimas Hanityawan,,katanya..
konon dya dah punya istri n istrinya lagi hamil Tua,,
waaaaaahhh,,bentar lagi lahiran tuhh,,

kita nyampe di rumah temennya mbah hani,,
waaaaahhh,,ternyata orgnya rameeeee juga,,,
menyenangkaaaannn,,
mancing2 gitu kita di empangnya,,,
banyaaak bangeeed ikannya,,
suasanan desa yang sangaaat menyenangkaaaann,,,
sampe jam setengah lima sore,,
kita berpamitan pulang,,,
n bantuin mas Dimas buat nyari Kos2an di dekat Bako..

n perjalanan baliiik ke bekasi,,
wah2,,sangaad melelahkan,but menyenangkaan,,
bener2 great experience..
nyampe bekasi dirikuw langsung beres2 baju n tas,,
kebetulan ada Cowoknya si Lia,,
n dya bersedia mengantarkan dirikuw di Pool taksi di MM..
trus it’s time too pamit with mBah hani, n Lia..
Thx too tumpangannya,,
U’r so kind..
n aftar nyampe pool taksi q langsung tancap gas,,salah ding,,
sopirnya yg tancap gas menuju Jati Bening,,
hump,,,
enough,,C U till 4th January 2010..



{May 3, 2010}   Story About Us!!!

versi Levi:
awal bangeeeed kita ketemu,,adalah waktu proses seleksi penerimaan CPNS Bakosurtanal 2009,,
Tes Kedua ato lebih tepatnya tes Psikopat,,salah euy…Psikotes..
n gara-garanya ada temen levi yang minta kenalan ma Lia,,
Ribut-ribut gitu minta kenalin,,
(dengan Suroboyo Language si Mr.R bilang,,”Woe Lev,,kenalno karo arek iku po’o..”)..
akhirnya dengan muka agak sedikit tebal Levi nanya aja langsung,,
SKSD gitu…
Levi:”Eh namanya sapa??kenalan donk”
Lia:”Lia” (dengan sok keanggunan gitu,,wkwkwkwkw..peace Li..)

pertemuan awal yang singkat sih..

selanjutnya secara tidak sengaja,,kita sama2 lolos n ikutan seleksi wawancara di BAKOSURTANAL..
(inget Levi tanggalnya pas 10 Nopember 2009,,soalnya di Bako ada upacara Hari Pahlawan)..
dalam hati sih,,(Jiaaahh,,ketemu nie anak yg waktu itu gw tanyain namanya..)
trus karena masih inget nama akhirnya Levi sapa,,lagi-lagi dengan SKSD juga,,,
Levi:”Lia ya???”
Lia:”Iya”..

n obrolan berlanjut,,,bla,,bla,,bla,,

till selesai tuh Tes nya..

kesan awalnya sih jujur Levi bingung,,sebenernya Lia nie mo tes di Bank apa tes di PNS sih,,jujur lagi, kagum Levi ma bajunya,,,Ceweeeeeeekkk Bangeeeeddd,,(hehehehehe..)
n ternyata after ngobrol panjang-lebar kali tinggi,,Lia ini udah kerja di Bank Mandiri,,
“dalam hati juga,,(Gileeee,,,Ngelepas Mandiri cuma gara-gara mo jadi PNS..kagak salah tuh..)”

n pengumuman tes Wawancara..
wah,,Alhamdullillah kita berdua sama-sama ketrima di Bakosurtanal..
n Levi hubungin Lia,,yg sebelumnya di tes wawancara sempet tukar no Handphone,,(Inget:bukan tukeran Handphonenya,,just Nomor teman2..Coz sapa juga nyang mau tekeran Handphone ma Levi,,org HP Jadul Teuing..)

Pas Pemberkasan,,
Goes To Jakarta………
Goes To Bekasiiiiii,,di bekasi Levi numpang di Rumah Sodaranya My Loply Hubby,,
trus berniat mo sendirian ke Cibinong,,naek kendaraan umum..(Cieeee,,Sok jago,,)..
Tapi takdir berkata laen,,nyampe Bekasi Levi telpon si Lia,,
n singkat cerita yang bener-bener singkat..
terjadi kesepakatan Levi n Lia Bahwasannya: Levi besoknya nebeng Lia buat pemberkasan ke Cibinong,,n Levi nginep di Rumah Eyang nya Lia di Bekasi Timoer..
Janjianlah kita di Bekasi Cyber Park (bener gag sih nama mall nya,,pokoknya depan MM itu Loh..)..
satu lagi yang Levi kagum dari Nie Anak,,
Gileeee,,,berani naek motor Malem-malem,,secara daerah XMalang rame,,maceeeet,,n Buseeeettt..pake Celana Agak pendekan lagi,,
heheheheheheheheh…

Jiaaaaahhhhh,,,Nyampe di rumah Eyangnya Lia,,
Kita Ngobrol Panjang dan Sngaaaaaaaddd Lebaaaaaaarrr,,
Masalah Gimana tes wawancaranya,,
Masalah Kampoes,,,
Masalah Gank di Kampoes,,
Masalah Kesenengan,,
Masalah Masa Lalu..
Masalah yang klasik juga ada,,there is LOVE,,,
n ternyata Lia nie udah punya tambatan hatinya,,namanya Mas Imam,,
liat Fotonya sih,,
kayaknya cakep,,hehehehehhe,,,
n sambil nemenin dia nulis biodata n sebagainya gitu,,
sampai akhirnya ngantuk jua nie mata,,,

wkwkwkwkwkwkkwkwkwkwkwkw,,,

besoq nya,,
bangun tidur q ku terus mandi,,,
Tidak Lupa Menggosok Gigi..
Habis mandi q bantu Ibu.,,(Heyyy,,malah Nyanyiii…)

Besoknya (Nie seriuus..)..
pagi bangeeeed after pray,,tetep aja kita ngobrol,,
trus mandi bareng,,eitss,,
bergantian maksudnya..
habis gitu nguin Lia Dandan,,
n ternyata dy suka Dandan,,
Lamaaaaa bangeeed sih,,tapi impas dengan hasil nya,,
ternyata beda juga sebelum dandan n after that,,(Hehehhehe,,muuph ya Li,,too Honest,,)

habis gitu turun lah kita di Downstairs..
ternyata kepagiaaan buuu Kita,,
eyangnya Lia masih Sare alias Tidur alias Kulem,,,
heheheheeh,,,
trus bikin Indomie bareng buat sarapan,,(Kos2an bangeeed sih,,)..
hehehehehehe,,,
n eyang nya Lia (Mbah Hanik.red)..
ternyata orgnya baiiiiiikk benerrrr,,,
banyak cerita,,supel,,tapi baiiik nya minta ampyuun,,
n then,,dya cerita klo makan indomie,,cabe nya harus 15 biji,,
(Whaaaaaattt,,bisa PuP darah kalo Levi yg maem tuh indomie,,)

to Beeee Continueee…



et cetera
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.